HAL BARU
Hal yang paling menyenangkan dalam hidup adalah menemui hal
baru. Saat menemukannya, saya terkesiap dan bangga minta ampun. Saya kabarkan
kepada orang-orang bahwa hal yang saya temukan adalah seperti ini, seperti ini.
Sebagian reaksi mereka ada yang seperti saya, ada yang biasa saja, dan ada yang
diam supaya saya senang.Seperti rumah baru, saya melihat dari ruang ke ruang,
dari berbagai sisi. rasanya senang.
Namun saya menargetkan punya beberapa ‘rumah’ yang ideal. Sialnya,
keinginan ini terbentur oleh ego saya. Tidak mungkin membangun beberapa rumah ideal dalam waktu yang singkat.
Sebentar, saya cek dulu dalam fikiran saya.
.....
Saya rasa bahan materialnya sudah ada. Tinggal sewa beberapa
tukang untuk ini. Saya ingin fondasinya kokoh, saya ingin tiang-tiang
penyangganya menjulang elok, saya ingin rumah saya sederhana namun elegan. Pokonya
begitu.
Saya rasa ini sangat
berat mengingat banyak hal yang membuat pembangunan ini terhambat. Dan ,, ah,
saya tak mau menjawabnya. Pokoknya saya ingin membangunnya. Itu dulu.
Saya ingin seperti bapak, yang mempunyai rumah sendiri
berkat jerih payahnya. Masih teringat dalam benak kala pertama kali beliau
melihat dari ruang tamu,-setelah rumah kami jadi- kamar tidur, hingga kamar
mandi. Kala itu beliau terseyum. Senyum yang ,, pokoknya sesuatu banget. Padahal
rumah kami terbilang sederhana. Tingkat dua juga tidak. Luas juga tidak. Pokoknya
sederhana. Kami beradaptasi dengan rumah baru kami. Hari ini senang, besok
senang, hingga lusa juga senang. Sehingga senang menurut kami adalah hal biasa.
Dan itu membuat kami betah. Membuat kami nyaman.
Sebagai penutup di tulisan ini, saya berharap, semoga mendapat
banyak hal baru, rumah baru, kesedihan dan kebahagiaan yang baru. Bagaimanapun bentuknya,
asalkan hal baru itu membuat saya senang, betah, dan nyaman, saya akan
menjadikannya sebagai bahan material untuk rumah-rumah saya kelak.
Iwakpithek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar